in ,

Cara Pembuatan Bisnis Import Dan Bisnis Import China

PERHATIAN

Pembuatan Bisnis Import Dan Bisnis Import China Anda sendiri akan melibatkan biaya. Pembuatan Bisnis Import pada umumnya, biaya tersebut meliputi biaya promosi yang harus Anda lakukan seperti layar banner, Adwords atau biaya promosi lainnya.

Panduan Pembuatan Bisnis Import Dan Bisnis Import China ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan pemahaman kepada Anda tentang Bagaimana Pembuatan Bisnis Import Dan Bisnis Import China. Ini berikutnya akan membantu Anda untuk memahami kinerja bisnis Anda dengan lebih baik.

Apapun bisnis Impotir / online yang Anda jalankan, Anda harus memiliki pengetahuan
pembukuan keuangan. Karena untuk melakuakan Pembuatan Bisnis Import Dan Bisnis Import China memungkinkan Anda mengetahui dengan lebih tepat jumlah keuntungan Anda yang sebenarnya setelah mengeluarkan segala biaya bisnis .

Salam sukses

Cara Pembuatan Bisnis Import Yang Wajib Kamu Tahu

1. Pendahuluan

Apapun bisnis online yang Anda jalankan; Anda diharuskan untuk menyimpan
pembukuan yang baik tentang segala urusan bisnis tersebut.
Ada banyak kelebihan menyimpan pembukuan bisnis yang baik. Di antaranya, akan
menghemat waktu dan uang karena Anda akan lebih memahami kelebihan dan kekurangan
bisnis Anda. Anda juga akan lebih yakin dalam membayar pajak pendapatan karena memiliki
pembukuan yang jelas mengenai jumlah keuntungan atau kerugian.
Panduan ini akan membantu Anda untuk memulai sistem pembukuan keuangan yang dasar
untuk sesuatu bisnis

Apa yang harus anda sediakan

Ada 4 pembukuan dasar keuangan yang dapat membantu di dalam bisnis Anda yaitu:
1) Buku Arus kas
2) Buku besar Penjualan
3) Buku besar Belian
4) Buku Gaji

Hukum menyatakan bahwa setiap pemilik bisnis perlu menyimpan pembukuan keuangan
untuk setidaknya selama tujuh tahun. Meskipun tingkat pembukuan mungkin berbeda dari
satu bisnis ke bisnis yang lain, secara singkat itu harus berisi:
 Semua pemasukkan atau produksi uang beserta bukti
 Semua barang yang dibeli atau dijual beserta bukti
Tidak ada aturan tetap mengenai format pembukuan karena Anda dapat menyimpan data
tersebut di dalam buku atau di dalam komputer.
Apa yang perlu agar Anda menyimpan pembukuan keuangan dengan tepat, jelas dan selalu
diperbarui. Anda harus membayar denda jika Anda ternyata tidak dapat memberikan data
yang jelas mengenai kondisi keuangan bisnis Anda.

3. Buku Arus Kas

Buku arus kas merupakan pembukuan terakhir tentang keluar masuk uang dari bisnis
Anda. Anda harus mengumpulkan dan menyimpan data berikut untuk memperbarui buku arus
kas:
 Buku cek
 Nota bank
 Faktur perusahaan
 Kuitansi pengiriman
 Faktur penyedia
 Catatan pembayaran melalui online
Bagilah buku arus kas ke dalam dua bagian utama yaitu pembayaran dan penerimaan.
Lalu Pisahkan menjadi dua bagian yaitu daftar penjualan dan daftar pembelian.

Di kedua bagian, Anda perlu mencantumkan data seperti berikut:

  • Tanggal Dibayar No Cek 
  • (no. Faktur Jumlah Jenis kepada atau penerimaan) 
  • Pembayaran

Menyimpan pembukuan tentang pengeluaran dilakukan untuk memudahkan Anda
saat mengisi data pajak pendapatan. Apakah sebagai wajib pajak perorangan atau
perusahaan terdaftar, Anda harus dapat membedakan di antara pengeluaran yang diizinkan
dan pengeluaran yang tidak diizinkan.
Jika Anda membayar pihak lain menggunakan cek, pastikan jumlah pembayaran
tersebut sudah dikreditkan ke rekening bank penerima.
Pembukuan sederhana seperti ini sudah sesuai untuk bisnis kecil. Namun,
pembukuan lain seperti buku besar penjualan dan buku besar pembelian akan memastikan
semua catatan penjualan dan pembelian Anda dikontrol dengan rapi. Hal Ini akan
memudahkan Anda mengketahui arus kas untuk bisnis Anda.

4. Buku besar penjualan

Buku besar penjualan berisi pembukuan berikut:

 Jualan yang telah dilakukan oleh perusahaan
 Jumlah uang yang diterima dari penjualan barang atau layanan
 Jumlah uang yang dihutang pada setiap akhir bulan

Ini merupakan satu cara yang baik untuk mengketahui pihak mana yang terlambat membayar
dan juga untuk mengetahui pelanggan yang paling menguntungkan untuk Anda.
Buku besar penjualan berisi hal-hal berikut:

  • Tanggal Faktur 
  • Nomor Pelanggan
  • Nomor Faktur

  • Jumlah Bersih
  • Jumlah Kotor
  • Tanggal Faktur Dibayar

Setiap kali Anda mengirim faktur kepada pelanggan, catat data faktur ke dalam buku
besar penjualan. Lakukan setidaknya seminggu sekali. Pada akhir bulan, Anda dapat
menjumlahkan semua penjualan yang sudah diFaktur oleh perusahaan Anda.
Dengan menyimpan pembukuan pembayaran oleh pelanggan dalam buku besar
penjualan, Anda dapat mengetahui jumlah uang yang dihutang kepada perusahaan Anda.
Pelanggan yang telah melebihi batas waktu pembayaran dapat diketahui dengan cepat
berdasarkan pembukuan Anda.
Catat ke semua pihak yang masih berhutang dengan Anda harus terus disimpan di
dalam buku besar penjualan sampai seluruh utang diselesaikan.

Sebagai bahan bukti buku besar penjualan, Anda harus menyimpan salinan semua
faktur yang telah Anda keluarkan. Ini harus disimpan di dalam file atau di dalam komputer
selama tujuh tahun. Ini akan membantu Anda untuk mendapatkan data tentang faktur yang
dikeluarkan karena Anda telah menyimpan pembukuan yang lengkap tentang buku besar
penjualan.

5. Buku besar pembelian

Buku besar pembelian menyimpan pembukuan semua pembelian yang dilakukan oleh
perusahaan Anda. Ini membantu Anda mengontrol:
 Pengeluaran uang perusahaan
 Jumlah utang perusahaan pada suatu waktu
Selain itu, juga memberikan data pemasok utama dan jumlah yang telah Anda bayar kepada
mereka.

pembukuan buku besar pembelian adalah seperti berikut:

Tanggal DiTerima
Nama Suppller
Nomor Referensi (atau Nomor Pembelian)
Jumlah di Bayar
Tanggal Di Bayar

Cara menggunakan buku besar pembelian

Dengan menyimpan catatan di dalam buku besar pembelian tentang semua pembelian
yang telah dilakukan, Anda dapat dengan mudah mengetahui jumlah utang yang belum
dibayar.

Setiap kali pembayaran dibuat, catat data tersebut dalam ruang Tanggal Dibayar. Anda
dapat menjumlahkan semua biaya yang telah dibuat untuk mengetahui jumlah utang yang
masih tertunggak. Setiap pihak yang Anda masih berutang kepadanya harus terus berada di
dalam buku besar pembelian sehingga utang tersebut dilunasi oleh Anda.
Hal Ini merupakan ide baik untuk memberikan nomor ke setiap tagihan yang Anda
terima dan mencatat nomor tersebut di dalam buku besar pembelian. Ini juga satu langkah
bijak untuk menyimpan catatan tagihan sesuai nomor yang berturutan. Dengan cara ini, Anda
dengan mudah dapat menemukan tagihan tersebut jika ada pertanyaan di kemudian hari.

6. Buku gaji

Jika Anda memiliki karyawan, Anda harus menyimpan catatan pembayaran gaji juga
setiap potongan lain yang berhubungan dengan kebutuhan undang undang.
Mengapa harus menyimpan catatan gaji?
Berikut beberapa alasan mengapa Anda harus memiliki catatan penggajian karyawan:
 Anda akan memiliki catatan rinci tentang salah satu biaya terbesar di dalam bisnis kecil
yaitu penggajian karyawan.
 Anda akan lebih mudah menjawab pertanyaan karyawan tentang jumlah yang harus
dibayar untuk pajak pendapatan mereka.
 Anda memiliki bahan bukti yang kokoh tentang pembayaran yang telah Anda lakukan
sebagai seorang Owner berdasarkan kebutuhan hukum.

7. Pembukaan komputerisasi

Pembukuan komputerisasi akan menghemat waktu dalam menyediakan catatan tersebut. Ini
akan memudahkan Anda untuk menambah, mengurangi atau merubah data keuangan dengan
cepat dan akan
mempercepat perhitungan total.
Ada keuntungan lain dalam menggunakan komputer yaitu untuk menyimpan catatan
keuangan seperti memudahkan Anda mengatur setiap kebutuhan keuangan secara online
seperti pembayaran kepada pemerintah dan mengelola e-faktur.
Pemilihan Perangkat Lunak/Software Keuangan
Anda dapat menggunakan perangkat lunak dasar komputer untuk menyimpan catatan dengan
menggunakan Microsoft Excel atau Anda dapat membeli perangkat lunak akuntansi lain untuk
membantu Anda.
Pemilik bisnis kecil dengan kebutuhan pembukuan sederhana bisa mendapatkan bantuan
perangkat lunak manajemen keuangan seperti Microsoft Money.
Selain itu, ada perangkat lunak akuntansi lain di pasar yang dapat membantu
pemilik bisnis kecil untuk mengelola kebutuhan keuangan seperti
berikut:

• Sage Instant Accounting dan TAS Books
• Intuit QuickBooks dan QuickBooks Pro, Regular dan Akuntan
• Pegasus Capital Gold

Software akuntansi yang lebih praktis dijual dalam bentuk modul, dengan setiap modul
mengelola aspek keuangan yang berbeda. Kebanyakan bisnis memiliki setidaknya tiga modul
yaitu penjualan, pembelian dan buku besar nominal.
Di antara paket-paket modul yang terkenal adalah:
 Sage Line
 Pegasus Opera
Jika Anda menggunakan jasa akuntan, pastikan perangkat lunak Anda cocok digunakan
bersama perangkat lunak akuntan tersebut.

8. Tip-tip sukses

Berikut beberapa langkah untuk memastikan pembukuan keuangan Anda berada di dalam
kondisi yang baik.

Apa yang perlu anda lakukanWaktu
Mencatat penjualan dalam Buku besar jualanSetiap hari atau sekali seminggu
Mencatat pembayaran diterima dalam Buku besar penjualanSetiap hari atau sekali seminggu
Mencatat pembelian dalam Buku besar pembelianSetiap hari atau sekali seminggu
Mencatat pembayaran dibuat dalam Buku besar pembelianSetiap hari atau sekali seminggu
Menghitung jumlah keseluruhan jualan dan pembelian dalam Buku besarSetiap bulan
Mendapatkan pembayaran untuk bayaran tertunggakSebaikanya melebihi tanggal yang diterapkan
Memeriksa buku arus kas dibandingkan laporan bank, Buku besar penjualan dan Buku besar pembelianSetiap kali anda menerima penyata bank

Sejauh mungkin Anda perlu menggunakan metode 4-S ini:

S Pertama – Sistem: Luangkan waktu untuk menyediakan satu sistem yang dapat Anda ikuti.
Tentukan waktu khusus setiap minggu atau setiap bulan untuk melakukan kerja-kerja
memperbarui pembukuan keuangan. Siapkan sistem penyimpanan file yang teratur untuk
memudahkan pencarian di kemudian hari.
S Kedua – sisih: Salah satu kesalahan paling besar yang dilakukan oleh pemilik bisnis adalah
dengan mencampur-aduk pengeluaran bisnis dan pengeluaran pribadi mereka. Adalah wajar
untuk Anda mengisolasi biaya untuk perusahaan Anda. Pisahkan uang yang dikhususkan untuk
bisnis dan juga uang yang akan Anda gunakan untuk hal-hal pribadi. Sisihkan segala
pengeluaran pribadi Anda sehingga memudahkan tugas-tugas memperbarui pembukuan di
kemudian hari.

S Ketiga – Selamat: Cobalah hindari memberi tugas memperbarui pembukuan keuangan
kepada pihak lain. Tentukan orang yang ditugaskan untuk pekerjaan tersebut agar tidak terjadi
kesalahan membuat pembukuan. Ide baiknya tempatkan kata-sandi khusus (password) untuk
pembukuan keuangan yang disimpan dalam komputer agar tidak disalahgunakan oleh pihak
lain.

S Keempat – Simpan: Meskipun Anda menyimpan pembukuan Anda di dalam komputer,
slakukan back-up (menyimpan file duplikat) di tempat lain agar data tersebut masih dapat
diperoleh walaupun terjadi sesuatu pada komputer utama Anda. Kuitansi-kuitansi dan faktur
harus disimpan di tempat penyimpanan yang sesuai agar tidak rusak atau basah

9. Penutup

Menyimpan pembukuan yang lengkap dan jelas untuk semua transaksi bisnis akan
memungkinkan Anda untuk mengketahui kinerja bisnis Anda.
Meskipun pekerjaan pembukuan dianggap remeh, namun, itu akan membantu Anda
mengketahui setiap masalah keuangan yang bakal terjadi sebelum itu terjadi.
Dalam pada itu, pastikan Anda menyimpan pembukuan keuangan dengan baik untuk
membantu pengembangan bisnis Anda di kemudian hari.

Akhir Kata

Sekian saya membagikan Cara Bisnis Online semoga Bermamfaat, Saya ucapkan Terima kasih

Salam sukses!

Written by masarbi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Cara Flash Xiaomi Redmi Note 4x (MIDO) dengan MiFlash

Cara Seo Pada WordPress Menggunakan Plugin Yoast Seo